1. Ayam Tepung Saus Teriyaki Kacang Merah
Resep ini hasil olahan dari beberapa sumber yang saya sesuaikan
bahannnya dengan persediaan yang ada di rumah karena ada beberapa bahan
yang sulit didapatkan. Ada juga beberapa bahan yang saya tambahkan
sebagai pelengkap dan ternyata cocok dan semakin enak. Rasanya komplit,
ada pedasnya, ada asinnya, didominasi rasa manis karena putri saya suka
sekali kecap manis^^. Tapi kecap manis sebagai optional tentunya, bila kurang suka manis, kecap manisnya bisa dikurangi atau di-skip.
Ayam Tepung Saus Teriyaki Kacang Merah
Bahan:
250 gr daging ayam, bersihkan, potong-potong
1 siung bawang putih, haluskan
4 btr merica, haluskan
½ sdm minyak wijen
5 sdm tepung maizena
1 sdm tepung beras
Saus:
1 ikat lokio
2 siung bawang putih, cacah halus
2 sdm kacang merah adzuki, rebus hingga empuk, tiriskan
2 sdm saus teriyaki
1 sdm saus tiram
½ sdm kecap manis
Air secukupnya
Wijen sangrai secukupnya
Cara membuat:
1. Lumuri ayam dengan bawang putih halus, merica dan minyak wijen. Diamkan beberapa menit.
2. Baluri ayam dengan campuran tepung maizena dan tepung beras. Goreng dalam minyak panas hingga matang. Angkat.
3. Tumis lokio dan bawang putih hingga layu. Masukkan kacang adzuki. Aduk rata.
4. Masukkan saus teriyaki, saus tiram dan kecap manis. Aduk.
5. Masukkan ayam, Aduk hingga warnanya merata. Tambahkan air secukupnya. Taburi wijen. Aduk hingga kuahnya sedikit menyusut. Angkat.
Kare Ayam Jepang (Japanese Chicken Curry)
(Source: marc matsumoto/norecipes.com)
Bahan:
Roux:
3 sdm mentega
35 gr tepung terigu
2 sdm garam masala/kare india bubuk (kalau tidak ada pakai kare bubuk biasa saja, tambahkan sedikit jinten bubuk bila tidak terdapat pada komposisi kare bubuk lokal)
½ sdt cabe bubuk, kalau ada cayenne pepper bubuk karena ini yang biasa dipakai untuk kare.
Sejumput lada hitam bubuk
Sejumput kapulaga bubuk (optional)
1-2 sdm saus tomat (saya tidak pakai)
1-2 sdm tonkatsu sauce (saya pakai 3 sdm)
Kare:
2 bh bawang bombay, iris tipis
500 gr paha ayam tanpa tulang, potong kecil-kecil
2 bh wortel, potong-potong (saya potong dadu kecil-kecil)
1000 ml air (saya pakai air kaldu ayam)
2 bh kentang uk. besar, potong-potong
1 bh apel uk. kecil, kupas kulit, parut halus
1 sdt garam
1 sdt garam masala/kare india bubuk
100 gr kacang polong beku, rendam sebentar
Cara membuat:
1. Tuang sedikit minyak goreng, tumis bawang bombay dengan api kecil. Aduk-aduk hingga berwarna kecoklatan (sekitar 30 menit). Masukkan ayam. Besarkan api sedikit. Aduk-aduk hingga ayam berubah warna.
2. Masukkan wortel dan air, biarkan hingga mendidih. Buang buih yang muncul di permukaan.
3. Masukkan kentang, parutan apel, garam dan kare bubuk (garam masala). Kecilkan api. Biarkan mendidih selama 30-40 menit hingga wortel atau kentangnya empuk. Tutup pancinya.
4. Sementara itu, siapkan roux-nya. lelehkan mentega, tambahkan tepung dan garam masala. Aduk terus hingga tercampur rata dan kental. tambahkan cabe bubuk, lada hitam dan kapulaga. Aduk. Tambahkan saos tomat, saus tonkatsu. Aduk terus hingga adonan bergerindil. Angkat.
5. Tuangkan setengah kuah kare ke dalam roux. Aduk hingga tercampur rata. Tuangkan kembali ke dalam kare. Aduk-aduk hingga kuah mengental. Masukkan kacang polong. Aduk beberapa menit. Angkat. Sajikan bersama nasi hangat.
4. Sushi - 寿司
rasanya enak dan sama sekali tidak amis. Ikan salmon yang dipakai
syaratnya masih segar dan tidak berumur lebih dari 2 hari di dalam
freezer. Bila masih pemula atau ragu-ragu memakan ikan salmon mentah,
celupkan sebentar di campuran air dengan cuka/jeruk lemon, dijamin tidak
akan amis.
Campuran nasi sushi-nya saya pakai wakame jadi nasinya berasa gurih khas jepang sekali, ditambah cuka apel (susah mendapatkan cuka beras disini), garam dan gula. Untuk saus-nya bisa pakai shoyu (kecap jepang) atau kecap asin lokal. Bila ingin variasi saus lain lebih modern, bisa menggunakan saus mayonnaise yang sweet and spicy, resep saus-nya saya lihat dari food.com. Kabarnya rasa saus ini persis seperti yang disajikan restoran McDonald's di USA. Tapi resepnya saya modifikasi sedikit, lebih japanese, cocok dengan sushi-nya.
Sushi - 寿司
Bahan:
Nasi:
300 gr beras negeri
30 gr beras ketan putih
Air secukupnya, untuk menanak nasi
5 cm rumput laut kering/dried kombu (saya pakai 1 sdt wakame)
Cuka sushi (campur):
5 sdm cuka beras (saya pakai 3 sdm cuka apel + 2 sdm air matang )
2-3 sdm gula atau sesuai selera
1 sdt garam
Filling & pelengkap (berikut yang saya pakai):
2 lembar nori uk. 22x20 cm
Wortel, labu siam, kacang panjang secukupnya (dikukus atau dalam keadaan segar/mentah diremas-remas dengan larutan cuka hingga agak layu).
Tamagoyaki, ikan salmon segar (rendam sebentar dalam larutan cuka encer bila tidak suka mentah), daging asap (smoked beef), abon sapi, wijen putih dan wijen hitam.
Saus:
200 gr mayonnaise jepang (saya pakai mayonaise wasabi)
2 sdm saus cabe
1 sdt madu/ 1sdm minyak wijen
¼ sdt wijen putih, sangrai
Cara membuat:
1. Cuci bersih campuran beras negeri dan beras ketan 3-4x hingga air agak jernih, rendam beras di dalam air kurang lebih 30 menit, tiriskan. Masukkan ke dalam panci nasi (masukkan ke dalam panci magic com bila menggunakan electric magic com). Letakkan kombu diatasnya. Masukkan air secukupnya hingga ketinggian yang dianjurkan untuk memasak nasi.
2. Setelah nasi matang, segera pindahkan ke mangkuk besar, tuang cuka sushi. Aduk nasi dengan cara dibalik secara bertahap dengan menggerakkan sendok nasi searah dari satu sisi mangkuk ke sisi lainnya, untuk gerakan di satu sisi ulangi sebanyak 3x, lakukan pengadukan selama 1-2 menit sambil dikipas hinga uapnya hilang (menurut salah satu sumber, nasi sebaiknya jangan diaduk-aduk secara acak, saya sendiri belum tahu alasannya). Tutup permukaan mangkuk dengan handuk basah supaya nasi tidak cepat kering. Nasi siap dijadikan sushi.
3. Siapkan makisu, alasi dengan plastik kaca atau kain serbet bersih. Letakkan satu lembar nori diatasnya. Taruh nasi diatasnya, ratakan hingga ke sisi-sisinya. Sisakan sedikit ruang kosong di kedua ujungnya. Susun bahan-bahan isi diatasnya.
4. Gulung/lekukkan ujung makisu hingga menutupi permukaan bahan isi, padatkan dengan menarik ujung makisu bagian bawah, tarik keatas sedikit ujung gulungan lalu teruskan menggulung tanpa mengikutsertakan makisunya ke dalam gulungan. Padatkan. Buka gulungan makisu. Ambil pisau yang tajam, basahi dengan sedikit air. Potong-potong sushi dengan cara seperti menggergaji.
5. Untuk sushi salmon dan tamagoyaki, tempatkan potongan salmon/tamagoyaki diatas nasi sushi yang telah dibentuk/dikepal-kepal dengan tangan, ikat dengan nori.

Ayam Tepung Saus Teriyaki Kacang Merah
Bahan:
250 gr daging ayam, bersihkan, potong-potong
1 siung bawang putih, haluskan
4 btr merica, haluskan
½ sdm minyak wijen
5 sdm tepung maizena
1 sdm tepung beras
Saus:
1 ikat lokio
2 siung bawang putih, cacah halus
2 sdm kacang merah adzuki, rebus hingga empuk, tiriskan
2 sdm saus teriyaki
1 sdm saus tiram
½ sdm kecap manis
Air secukupnya
Wijen sangrai secukupnya
Cara membuat:
1. Lumuri ayam dengan bawang putih halus, merica dan minyak wijen. Diamkan beberapa menit.
2. Baluri ayam dengan campuran tepung maizena dan tepung beras. Goreng dalam minyak panas hingga matang. Angkat.
3. Tumis lokio dan bawang putih hingga layu. Masukkan kacang adzuki. Aduk rata.
4. Masukkan saus teriyaki, saus tiram dan kecap manis. Aduk.
5. Masukkan ayam, Aduk hingga warnanya merata. Tambahkan air secukupnya. Taburi wijen. Aduk hingga kuahnya sedikit menyusut. Angkat.
2. Kare Ayam Jepang (Japanese Chicken Curry)


Kare Ayam Jepang (Japanese Chicken Curry)
(Source: marc matsumoto/norecipes.com)
Bahan:
Roux:
3 sdm mentega
35 gr tepung terigu
2 sdm garam masala/kare india bubuk (kalau tidak ada pakai kare bubuk biasa saja, tambahkan sedikit jinten bubuk bila tidak terdapat pada komposisi kare bubuk lokal)
½ sdt cabe bubuk, kalau ada cayenne pepper bubuk karena ini yang biasa dipakai untuk kare.
Sejumput lada hitam bubuk
Sejumput kapulaga bubuk (optional)
1-2 sdm saus tomat (saya tidak pakai)
1-2 sdm tonkatsu sauce (saya pakai 3 sdm)
Kare:
2 bh bawang bombay, iris tipis
500 gr paha ayam tanpa tulang, potong kecil-kecil
2 bh wortel, potong-potong (saya potong dadu kecil-kecil)
1000 ml air (saya pakai air kaldu ayam)
2 bh kentang uk. besar, potong-potong
1 bh apel uk. kecil, kupas kulit, parut halus
1 sdt garam
1 sdt garam masala/kare india bubuk
100 gr kacang polong beku, rendam sebentar
Cara membuat:
1. Tuang sedikit minyak goreng, tumis bawang bombay dengan api kecil. Aduk-aduk hingga berwarna kecoklatan (sekitar 30 menit). Masukkan ayam. Besarkan api sedikit. Aduk-aduk hingga ayam berubah warna.
2. Masukkan wortel dan air, biarkan hingga mendidih. Buang buih yang muncul di permukaan.
3. Masukkan kentang, parutan apel, garam dan kare bubuk (garam masala). Kecilkan api. Biarkan mendidih selama 30-40 menit hingga wortel atau kentangnya empuk. Tutup pancinya.
4. Sementara itu, siapkan roux-nya. lelehkan mentega, tambahkan tepung dan garam masala. Aduk terus hingga tercampur rata dan kental. tambahkan cabe bubuk, lada hitam dan kapulaga. Aduk. Tambahkan saos tomat, saus tonkatsu. Aduk terus hingga adonan bergerindil. Angkat.
5. Tuangkan setengah kuah kare ke dalam roux. Aduk hingga tercampur rata. Tuangkan kembali ke dalam kare. Aduk-aduk hingga kuah mengental. Masukkan kacang polong. Aduk beberapa menit. Angkat. Sajikan bersama nasi hangat.
3. Okonomiyaki - 広島風お好み焼き (Hiroshima Style)
Okonomiyaki khas Hiroshima dengan cara ditumpuk ini lebih terasa fillingnya. Jenis okonomiyaki ini lebih disukai keluarga saya.


Potongan okonomiyaki
Topping keju parut
Tidak perlu pusing-pusing jika susah mendapatkan kecap inggris ataupun saus okonomiyaki, bisa diganti sesuai selera. Seperti saos sambal, saos tomat, kecap, dll.
Okonomiyaki - 広島風お好み焼き (Hiroshima Style)
(Source: runnyrunny999 & cooking with dog)
Bahan:
Adonan:
100 gr tepung terigu
1 btr telur
50 ml susu cair
100 ml air atau kaldu
Garam secukupnya
Bumbu-bumbu lain, bila diperlukan sebagai penambah rasa, sesuai selera (optional)
Isi (komposisi sesuai selera):
Bonito flakes/katsuo bushi (saya tidak pakai), kol (iris-iris/cincang kasar), age dama, keripik kentang, kucai/daun bawang, taoge, daging fillet (boleh ayam, udang, dll), yakisoba (saya pakai mie telur), 1 btr telur (buat dadar orak arik) .
Topping:
Saus okonomiyaki/saus tonkatsu, mayones, irisan daun bawang, beni shoga (acar jahe yang biasa dipakai sebagai pelengkap okonomiyaki).
Cara membuat:
1. Aduk semua bahan adonan hingga tercampur rata, adonan tidak terlalu kental tapi tidak terlalu encer. Diamkan 30 menit.
2. Tuang satu sendok sayur adonan ke wajan datar yang sudah dipanaskan dan diberi sedikit minyak. Taburi atasnya dengan irisan kol, bonito flakes, age dama, keripik kentang, kucai, taoge dan daging fillet. Siram sisa adonan tepung diatasnya. Balikkan dengan bantuan dua buah spatula, biarkan beberapa menit hingga sayuran terlihat layu. Tekan/press okonomiyaki dengan punggung spatula hingga pipih. Kecilkan api
3. Sementara itu rebus mie, tiriskan, campur dengan saos (saos tomat/kecap/dll). Tempatkan mie bersaos di atas wajan datar yang berbeda, bentuk bundar, hidupkan api kecil.
4. Pindahkan dan tumpuk okonomiyaki ke atas mie, balikkan. Matikan api. Taruh telur orak arik diatasnya. Beri saos okonomiyaki dan mayones. Taburi dengan irisan daun bawang dan beni shoga.
NB: beberapa orang merasa kesulitan membuat saus tonkansu homemade yang bisa dipakai untuk okonomiyaki ini, cara instant-nya bisa dibuat dengan cara mencampurkan 2 sdm kecap inggris + 2 sdm saos tomat + 1 sdt madu (source: ochikeron)


Potongan okonomiyaki

Tidak perlu pusing-pusing jika susah mendapatkan kecap inggris ataupun saus okonomiyaki, bisa diganti sesuai selera. Seperti saos sambal, saos tomat, kecap, dll.

Okonomiyaki - 広島風お好み焼き (Hiroshima Style)
(Source: runnyrunny999 & cooking with dog)
Bahan:
Adonan:
100 gr tepung terigu
1 btr telur
50 ml susu cair
100 ml air atau kaldu
Garam secukupnya
Bumbu-bumbu lain, bila diperlukan sebagai penambah rasa, sesuai selera (optional)
Isi (komposisi sesuai selera):
Bonito flakes/katsuo bushi (saya tidak pakai), kol (iris-iris/cincang kasar), age dama, keripik kentang, kucai/daun bawang, taoge, daging fillet (boleh ayam, udang, dll), yakisoba (saya pakai mie telur), 1 btr telur (buat dadar orak arik) .
Topping:
Saus okonomiyaki/saus tonkatsu, mayones, irisan daun bawang, beni shoga (acar jahe yang biasa dipakai sebagai pelengkap okonomiyaki).
Cara membuat:
1. Aduk semua bahan adonan hingga tercampur rata, adonan tidak terlalu kental tapi tidak terlalu encer. Diamkan 30 menit.
2. Tuang satu sendok sayur adonan ke wajan datar yang sudah dipanaskan dan diberi sedikit minyak. Taburi atasnya dengan irisan kol, bonito flakes, age dama, keripik kentang, kucai, taoge dan daging fillet. Siram sisa adonan tepung diatasnya. Balikkan dengan bantuan dua buah spatula, biarkan beberapa menit hingga sayuran terlihat layu. Tekan/press okonomiyaki dengan punggung spatula hingga pipih. Kecilkan api
3. Sementara itu rebus mie, tiriskan, campur dengan saos (saos tomat/kecap/dll). Tempatkan mie bersaos di atas wajan datar yang berbeda, bentuk bundar, hidupkan api kecil.
4. Pindahkan dan tumpuk okonomiyaki ke atas mie, balikkan. Matikan api. Taruh telur orak arik diatasnya. Beri saos okonomiyaki dan mayones. Taburi dengan irisan daun bawang dan beni shoga.
NB: beberapa orang merasa kesulitan membuat saus tonkansu homemade yang bisa dipakai untuk okonomiyaki ini, cara instant-nya bisa dibuat dengan cara mencampurkan 2 sdm kecap inggris + 2 sdm saos tomat + 1 sdt madu (source: ochikeron)
4. Sushi - 寿司
rasanya enak dan sama sekali tidak amis. Ikan salmon yang dipakai
syaratnya masih segar dan tidak berumur lebih dari 2 hari di dalam
freezer. Bila masih pemula atau ragu-ragu memakan ikan salmon mentah,
celupkan sebentar di campuran air dengan cuka/jeruk lemon, dijamin tidak
akan amis.


Campuran nasi sushi-nya saya pakai wakame jadi nasinya berasa gurih khas jepang sekali, ditambah cuka apel (susah mendapatkan cuka beras disini), garam dan gula. Untuk saus-nya bisa pakai shoyu (kecap jepang) atau kecap asin lokal. Bila ingin variasi saus lain lebih modern, bisa menggunakan saus mayonnaise yang sweet and spicy, resep saus-nya saya lihat dari food.com. Kabarnya rasa saus ini persis seperti yang disajikan restoran McDonald's di USA. Tapi resepnya saya modifikasi sedikit, lebih japanese, cocok dengan sushi-nya.

Sushi - 寿司
Bahan:
Nasi:
300 gr beras negeri
30 gr beras ketan putih
Air secukupnya, untuk menanak nasi
5 cm rumput laut kering/dried kombu (saya pakai 1 sdt wakame)
Cuka sushi (campur):
5 sdm cuka beras (saya pakai 3 sdm cuka apel + 2 sdm air matang )
2-3 sdm gula atau sesuai selera
1 sdt garam
Filling & pelengkap (berikut yang saya pakai):
2 lembar nori uk. 22x20 cm
Wortel, labu siam, kacang panjang secukupnya (dikukus atau dalam keadaan segar/mentah diremas-remas dengan larutan cuka hingga agak layu).
Tamagoyaki, ikan salmon segar (rendam sebentar dalam larutan cuka encer bila tidak suka mentah), daging asap (smoked beef), abon sapi, wijen putih dan wijen hitam.
Saus:
200 gr mayonnaise jepang (saya pakai mayonaise wasabi)
2 sdm saus cabe
1 sdt madu/ 1sdm minyak wijen
¼ sdt wijen putih, sangrai
Cara membuat:
1. Cuci bersih campuran beras negeri dan beras ketan 3-4x hingga air agak jernih, rendam beras di dalam air kurang lebih 30 menit, tiriskan. Masukkan ke dalam panci nasi (masukkan ke dalam panci magic com bila menggunakan electric magic com). Letakkan kombu diatasnya. Masukkan air secukupnya hingga ketinggian yang dianjurkan untuk memasak nasi.
2. Setelah nasi matang, segera pindahkan ke mangkuk besar, tuang cuka sushi. Aduk nasi dengan cara dibalik secara bertahap dengan menggerakkan sendok nasi searah dari satu sisi mangkuk ke sisi lainnya, untuk gerakan di satu sisi ulangi sebanyak 3x, lakukan pengadukan selama 1-2 menit sambil dikipas hinga uapnya hilang (menurut salah satu sumber, nasi sebaiknya jangan diaduk-aduk secara acak, saya sendiri belum tahu alasannya). Tutup permukaan mangkuk dengan handuk basah supaya nasi tidak cepat kering. Nasi siap dijadikan sushi.
3. Siapkan makisu, alasi dengan plastik kaca atau kain serbet bersih. Letakkan satu lembar nori diatasnya. Taruh nasi diatasnya, ratakan hingga ke sisi-sisinya. Sisakan sedikit ruang kosong di kedua ujungnya. Susun bahan-bahan isi diatasnya.
4. Gulung/lekukkan ujung makisu hingga menutupi permukaan bahan isi, padatkan dengan menarik ujung makisu bagian bawah, tarik keatas sedikit ujung gulungan lalu teruskan menggulung tanpa mengikutsertakan makisunya ke dalam gulungan. Padatkan. Buka gulungan makisu. Ambil pisau yang tajam, basahi dengan sedikit air. Potong-potong sushi dengan cara seperti menggergaji.
5. Untuk sushi salmon dan tamagoyaki, tempatkan potongan salmon/tamagoyaki diatas nasi sushi yang telah dibentuk/dikepal-kepal dengan tangan, ikat dengan nori.
5. Dango (団子)
Sepertinya postingan kali ini adalah salah satu postingan saya yang
panjang karena disini saya akan memberikan beberapa variasi resep dango
favorit saya. Dango merupakan
salah satu wagashi yang terbuat dari tepung beras, biasanya disajikan
bersama teh hijau hangat. Dango memiliki banyak macam dan variasi yang
dibedakan berdasarkan pembuatan, penyajian atau pun musimnya. Berikut
beberapa diantaranya adalah shiratama dango (bulat putih) yang
kalau diberi saus teriyaki mengingatkan saya pada penyajian wedang
ronde tetapi tentu saja dengan komposisi dan rasa yang berbeda, chichi dango (dango manis persegi) yang manis mirip permen jelly, mitarashi dango (panggang) yang gurih dan wangi favorit saya, Chadango (green tea), Kusadango (balur kinako/tepung kedelai), goma dango (balur wijen) yang kalo versi gorengnya jadi mirip onde-onde cuplis^^, anko dango (topping kacang merah), Botchan dango (tiga rasa) yang tiap butir terdiri dari rasa kacang merah, telur dan green tea, hanami dango (tiga warna) yang dibuat khusus musim semi, dll.
Beberapa resep saya lupa dapat darimana. Berikut resepnya dan diantara hasilnya menjadi beberapa jenis kushidango (dango tusuk).
Shiratama Dango
Bahan:
100 gr tepung beras
10 gr tepung ketan putih
20 gr maizena
4 sdm air hangat
¼ sdt garam
Bahan pelengkap (traditional way):
Saus teriyaki: (campur dan didihkan bersama)
180 ml kecap asin encer
100 gr gula pasir
2 bh irisan jahe
atau,
Bahan Pelengkap (modern way):
2 sdm Anko (Pasta kacang merah)
40 gr tepung kacang kedelai (bisa dibuat dari kacang kedelai yang disangrai lalu dihaluskan, campur dengan 4 sdm gula dusting/gula donat/gula halus)
2 sdm madu/sirup vanila/jeruk/maple (optional)
1 bh irisan jahe
Buah-buahan segar/ buah kaleng
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan dengan air hangat. Aduk perlahan hingga membentuk adonan yang bisa dibentuk.
2. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat-bulat kecil sebesar kelereng. Masukkan ke dalam rebusan air yang mendidih. Tunggu hingga adonan mengapung. Angkat. Masukkan ke dalam air dingin. Tiriskan.
Penyajian:
1. Tusuk beberapa buah danggo dengan tusuk sate. Tempatkan diatas piring. Siram dengan saus teriyaki. Sajikan.
2. Dalam mangkuk saji, tempatkan beberapa buah dango. Beri anko, jahe dan buah-buahan segar. Siram dengan sirup. Taburi dengan tepung kacang kedelai. Sajikan.
Untuk goma dango, celupkan dango yang sudah ditusuk dengan wijen putih yang sudah disangrai. Untuk anko dango, oleskan pasta kacang merah diatas dango yang sudah ditusuk.
Untuk kusadango, taburi tepung kacang kedelai diatas dango yang sudah ditusuk (but I didn't use a kusa/yomogi leaves).
Untuk adonan chadango, ganti resep adonan ½ sdt tepung ketan dengan green tea bubuk, taburannya campuran 1 sdt green tea bubuk dengan 1 sdm gula dusting (gula donat).
Untuk adonan hanami dango, bagi adonan yang sudah diuleni menjadi tiga, dua diantaranya masing-masing beri pewarna merah dan hijau.
kusadango
Bahan:
Isi
100 gr pasta shiro-an/lima bean/butter bean (kalau tidak ada bisa diganti dengan pakai ubi jalar kukus yang dihaluskan)
1 sdm tepung beras ketan
2 sdm gula pasir
¼ sdt garam
air panas secukupnya
Bahan kulit:
120 gr tepung ketan
3 sdm tepung beras
¼ sdt garam
Anko dango:
50 gr anko (pasta kacang merah)
2 sdm gula
air panas secukupnya
Kimi Dango:
2 kng telur, kocok lepas
2 sdm air panas
2 sdm gula
air panas secukupnya
Matcha Dango:
1 sdt green tea bubuk
3 sdm gula
1 ½ sdm air
air panas secukupnya
simple syrup secukupnya.
Cara membuat:
1. Isi: Campur semua bahan, kukus 10 menit. Dinginkan, bentuk bulat. sisihkan
2. Kulit: campur campur tepung ketan dan tepung beras, bagi menjadi tiga bagian. Salah satu bagian tambahkan green tea bubuk. Sisihkan.
3. Anko dango (dango merah)
Campur dan panaskan gula dan pasta kacang merah hingga mendidih. Tambahkan tepung, aduk rata. Tambahkan air panas sedikit-sedikit dan aduk hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Bentuk bulat kecil. Sisihkan.
4. Kimi dango (dango kuning)
Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan kuning telur, kocok hingga rata. Panaskan diatas api sebentar hingga kental, aduk agar tidak lengket. Tambahkan ke tepung. Aduk rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Sisihkan.
5. Matcha dango (dango hijau)
Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan ke campuran tepung, aduk rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Sisihkan.
6. Penyelesaian:
Ambil masing-masing bulatan adonan. Pipihkan lalu isi dengan adonan isi. Bulatkan kembali hingga rapi, basahi telapak tangan dengan simple syrup bila perlu. Lakukan langkah yang sama untuk bulatan adonan lainnya.
Ambil tusuk sate, tusuk 3 buah adonan dango, masing-masing berurutan, yaitu hijau, kuning dan merah. Kukus 10 – 12 menit. Sajikan segera.
Chichi Dango
(Source: allrecipes.com)
Bahan:
450 gr mochiko (tepung ketan)
550 gr gula
1 sdt baking powder
500 ml air
1 sdt vanilla extract
400 ml santan cair
¼ sdt pewarna merah
½ sdt garam
180 gr tepung maizena, sangrai
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan, gula, garam dan baking powder. Aduk rata. Sisihkan
2. Campur air, vanilla, santan dan pewarna. Aduk rata. Tuang sedikit-sedikit ke dalam campuran tepung. Aduk dengan baloon whisk hingga rata
3. Tuang ke dalam loyang ukuran 22 x 33 cm yang sudah diolesi mentega. Ratakan. Tutup atasnya dengan aluminium foil.
4. Oven pada suhu 175 C selama 1 jam. Keluarkan. Dinginkan.
5. Balik dan keluarkan mochi/dango dari loyang dan taruh diatas wadah datar yang sudah ditaburi terigu diatasnya. Potong-potong berbentuk persegi kecil-kecil menggunakan pisau plastik.
Mitarashi Dango
(Source: justonecookbook.com)
Bahan:
100 gr tepung beras
100 gr tepung ketan
2 sdt gula
150 ml air hangat
Saus:
5 sdm gula atau lebih
1 sdm kecap asin
1 sdt jus apel
1 sdt jus lemon
4 sdm air (air jahe encer lebih nikmat^^)
1 sdm tepung maizena
1 sdm air untuk melarutkan maizena
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan, tepung beras dan gula dalam sebuh mangkuk.
2. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit dan aduk perlahan hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk.
3. Buat adonan seperti bola-bola kecil hingga terbentuk sebanyak 24 buah.
4. masukkan perlahan ke dalam air mendidih. Tunggu hingga mengapung. Biarkan 1 menit. Angkat. Tiriskan dan masukkan ke dalam air dingin.
5. Ambil tusuk sate, masukkan 3 buah dango.
6. Panggang diatas rak pembakar (saya pakai wajan datar/teflon) bolak-balik hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan taruh di piring saji
7. Campur semua bahan saus. Panaskan dan aduk hingga mendidih. masukkan larutan maiena, aduk sebentar hingga mengental. Matikan api.
8. Sajikan dengan mengoleskan saus diatasnya.
Beberapa resep saya lupa dapat darimana. Berikut resepnya dan diantara hasilnya menjadi beberapa jenis kushidango (dango tusuk).
Shiratama Dango


Bahan:
100 gr tepung beras
10 gr tepung ketan putih
20 gr maizena
4 sdm air hangat
¼ sdt garam
Bahan pelengkap (traditional way):
Saus teriyaki: (campur dan didihkan bersama)
180 ml kecap asin encer
100 gr gula pasir
2 bh irisan jahe
atau,
Bahan Pelengkap (modern way):
2 sdm Anko (Pasta kacang merah)
40 gr tepung kacang kedelai (bisa dibuat dari kacang kedelai yang disangrai lalu dihaluskan, campur dengan 4 sdm gula dusting/gula donat/gula halus)
2 sdm madu/sirup vanila/jeruk/maple (optional)
1 bh irisan jahe
Buah-buahan segar/ buah kaleng
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan dengan air hangat. Aduk perlahan hingga membentuk adonan yang bisa dibentuk.
2. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat-bulat kecil sebesar kelereng. Masukkan ke dalam rebusan air yang mendidih. Tunggu hingga adonan mengapung. Angkat. Masukkan ke dalam air dingin. Tiriskan.
Penyajian:
1. Tusuk beberapa buah danggo dengan tusuk sate. Tempatkan diatas piring. Siram dengan saus teriyaki. Sajikan.
2. Dalam mangkuk saji, tempatkan beberapa buah dango. Beri anko, jahe dan buah-buahan segar. Siram dengan sirup. Taburi dengan tepung kacang kedelai. Sajikan.
Untuk goma dango, celupkan dango yang sudah ditusuk dengan wijen putih yang sudah disangrai. Untuk anko dango, oleskan pasta kacang merah diatas dango yang sudah ditusuk.
Untuk kusadango, taburi tepung kacang kedelai diatas dango yang sudah ditusuk (but I didn't use a kusa/yomogi leaves).
Untuk adonan chadango, ganti resep adonan ½ sdt tepung ketan dengan green tea bubuk, taburannya campuran 1 sdt green tea bubuk dengan 1 sdm gula dusting (gula donat).
Untuk adonan hanami dango, bagi adonan yang sudah diuleni menjadi tiga, dua diantaranya masing-masing beri pewarna merah dan hijau.


(ki-ka): goma dango, hanami dango,chadango, botchan dango
Botchan Dango
(Source: wagashi-net.de)
Isi
100 gr pasta shiro-an/lima bean/butter bean (kalau tidak ada bisa diganti dengan pakai ubi jalar kukus yang dihaluskan)
1 sdm tepung beras ketan
2 sdm gula pasir
¼ sdt garam
air panas secukupnya
Bahan kulit:
120 gr tepung ketan
3 sdm tepung beras
¼ sdt garam
Anko dango:
50 gr anko (pasta kacang merah)
2 sdm gula
air panas secukupnya
Kimi Dango:
2 kng telur, kocok lepas
2 sdm air panas
2 sdm gula
air panas secukupnya
Matcha Dango:
1 sdt green tea bubuk
3 sdm gula
1 ½ sdm air
air panas secukupnya
simple syrup secukupnya.
Cara membuat:
1. Isi: Campur semua bahan, kukus 10 menit. Dinginkan, bentuk bulat. sisihkan
2. Kulit: campur campur tepung ketan dan tepung beras, bagi menjadi tiga bagian. Salah satu bagian tambahkan green tea bubuk. Sisihkan.
3. Anko dango (dango merah)
Campur dan panaskan gula dan pasta kacang merah hingga mendidih. Tambahkan tepung, aduk rata. Tambahkan air panas sedikit-sedikit dan aduk hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Bentuk bulat kecil. Sisihkan.
4. Kimi dango (dango kuning)
Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan kuning telur, kocok hingga rata. Panaskan diatas api sebentar hingga kental, aduk agar tidak lengket. Tambahkan ke tepung. Aduk rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Sisihkan.
5. Matcha dango (dango hijau)
Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan ke campuran tepung, aduk rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Sisihkan.
6. Penyelesaian:
Ambil masing-masing bulatan adonan. Pipihkan lalu isi dengan adonan isi. Bulatkan kembali hingga rapi, basahi telapak tangan dengan simple syrup bila perlu. Lakukan langkah yang sama untuk bulatan adonan lainnya.
Ambil tusuk sate, tusuk 3 buah adonan dango, masing-masing berurutan, yaitu hijau, kuning dan merah. Kukus 10 – 12 menit. Sajikan segera.
Chichi Dango
(Source: allrecipes.com)

Bahan:
450 gr mochiko (tepung ketan)
550 gr gula
1 sdt baking powder
500 ml air
1 sdt vanilla extract
400 ml santan cair
¼ sdt pewarna merah
½ sdt garam
180 gr tepung maizena, sangrai
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan, gula, garam dan baking powder. Aduk rata. Sisihkan
2. Campur air, vanilla, santan dan pewarna. Aduk rata. Tuang sedikit-sedikit ke dalam campuran tepung. Aduk dengan baloon whisk hingga rata
3. Tuang ke dalam loyang ukuran 22 x 33 cm yang sudah diolesi mentega. Ratakan. Tutup atasnya dengan aluminium foil.
4. Oven pada suhu 175 C selama 1 jam. Keluarkan. Dinginkan.
5. Balik dan keluarkan mochi/dango dari loyang dan taruh diatas wadah datar yang sudah ditaburi terigu diatasnya. Potong-potong berbentuk persegi kecil-kecil menggunakan pisau plastik.
Mitarashi Dango
(Source: justonecookbook.com)

Bahan:
100 gr tepung beras
100 gr tepung ketan
2 sdt gula
150 ml air hangat
Saus:
5 sdm gula atau lebih
1 sdm kecap asin
1 sdt jus apel
1 sdt jus lemon
4 sdm air (air jahe encer lebih nikmat^^)
1 sdm tepung maizena
1 sdm air untuk melarutkan maizena
Cara membuat:
1. Campur tepung ketan, tepung beras dan gula dalam sebuh mangkuk.
2. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit dan aduk perlahan hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk.
3. Buat adonan seperti bola-bola kecil hingga terbentuk sebanyak 24 buah.
4. masukkan perlahan ke dalam air mendidih. Tunggu hingga mengapung. Biarkan 1 menit. Angkat. Tiriskan dan masukkan ke dalam air dingin.
5. Ambil tusuk sate, masukkan 3 buah dango.
6. Panggang diatas rak pembakar (saya pakai wajan datar/teflon) bolak-balik hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan taruh di piring saji
7. Campur semua bahan saus. Panaskan dan aduk hingga mendidih. masukkan larutan maiena, aduk sebentar hingga mengental. Matikan api.
8. Sajikan dengan mengoleskan saus diatasnya.
Sumber :